Jumat, 26 Agustus 2011

Old Memories

Akhirnya gw menginjakkan kota Kudus lagi, setelah kira-kira setahun lamanya nggak ke sini. Bapak ibu dan keluarga besar memutuskan untuk pindah dan memulai hidup baru di kota Ambarawa. Dalam nama Tuhan dan apapun, dari lubuk hati yang paling dalam, gw sedih dan ga pingin ini semua terjadi. But, you know.. my life had changed. Gw kuliah di UI Depok dan cuma sekali semester pulang, itupun sekarang pulangnya paling deket ke Jogja atau Ambarawa.
Sekarang, gw balik lagi ke sini untuk mengurus beberapa berkas yang akan gw perlukan untuk beberapa beasiswa yang ditawarkan di kampus. FYI, gw dateng ke kota ini sendirian. Naik bus dari Ambarawa ke Kudus butuh waktu kira-kira 3 jam (kalo lancar) dan sesampainya di sini gw malah bingung mau ngapain dulu. Gw nginep di mana hari ini?
Paling tidak, kota ini tidak berubah sifatnya. Masih seperti yang dulu: sepi, panas, tapi punya kesan dan kenangan yang mendalam buat gw. Sejak lahir sampai SMA gw tinggal di sini, muter-muter di daerah ini, dan gw udah hapal nama jalan besar, jalan pintas, dan tempat-tempat seru karena kota ini memang sangat kecil lokasinya. Tadi siang gw turun dari angkot yang nganter gw dari terminal di Matahari Departmen Store. Sesampainya di tempat itu, gw langsung cabut naik ke lantai dua, dan muter-muter.
 
Apa sih yang gw cari sebenernya? Nothing.
 
Gw hanya ingin mengingat masa lalu, dan melihat-lihat seperti apa Matahari sekarang.
Berhubung saat ini lagi sibuk-sibuknya semua orang dengan Hari Raya Lebaran, atmosfernya udah kerasa banget di sini. Nggak berlebihan kalo gw bilang tiap lebaran itu nggak afdol kalo orang Kudus nggak belanja atau hanya sekedar lihat-lihat di Matahari Departmen Store. Kenapa? Karena ruamenya itu lho gila-gilaan. Tua, muda, perempuan, laki-laki memadati counter baju dan memilih-milih mana yang kira-kira cocok untuk mereka gunakan di hari raya. Bagaimana dengan warga Kudus yang tidak merayakan? Sama saja, mereka akan jalan-jalan ke Matahari dan melihat-lihat produk baju, rumah tangga, dan makanan berhubung Tunjangan Hari Raya (THR) sudah dibagikan. Ahahahay!
Matahari Departmen Store di Kudus ini hanya terdiri dari 3 lantai. Lantai 1 itu hanya swalayan, lantai 2 semacam Metro-nya Depok Town Square dengan baju-baju berkualitas, namun dengan harga yang tidak terjangkau oleh warga di Kudus. Hanya saat-saat tertentu seperi inilah mereka menghabiskan banyak uang untuk berbelanja di saat Lebaran. Sedangkan lantai 3 nya hanya diisi oleh foodcourt yang masih sepi. Dulu ada nih Timezone di sini, namun karena makin lama Matahari makin sepi, sekarang tempat itu sudah diganti dengan produk wahana mainan lain.
Dulu gw sering banget ke Matahari. Beli apa-apa dikit ke Matahari. Sekarang setelah gw hidup di kota besar, dan jalan-jalan ke Matahari yang sekecil ini, wuiih berasa banget bedanya. Kalo di sini ada ITC atau semacamnya pasti deh Matahari ini bangkrut. Gw sendiri ke Matahari enggak belanja-belanji apa-apa. Gw buru-buru pulang ke rumah saudara untuk minta ijin beristirahat di sana. And anyway, atmosfernya Matahari bener-bener ngingetin gw akan Kudus. Hmm, wangi. Oke, ini saatnya untuk pulang, jalan-jalan, dan makan-makaan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar