Gw lagi di rumah, (yah sebut sajalah ini "rumah") dan mencoba menghabiskan sisa-sisa waktu liburan dengan berpura-pura senang. Ha ha ha #ketawasemu.
Sejujurnya gw boring karena di rumah gw nggak ngapa-ngapain. Ini dia yang bikin gw sebel dan ujung-ujungnya annoy diri gw sendiri. Perasaannya kayak campur aduk. Pingin di rumah sama ortu, tapi karena ga ada kerjaan malah berasa useless dan kangen balik ke Depok. Tapi kalo udah balik ke Depok kok ya malah pingin pulang, makan masakan rumah dan ga ada kerjaan. Dih, hidup gw labil abis.
Sampai suatu ketika, gw menemukan passion gw kembali buat menulis.
Duluuuuu banget gw suka banget nulis. Beberapa kali tulisan gw menang kompetisi dan dimuat di media cetak lokal. Gw sudah mulai mengumpulkan pundi-pundi uang saat gw duduk di kelas 6 SD.
Nah, seiring berjalannya waktu nih, gw kuliah, sibuk organisasi, banyak tugas, dan passion yang satu ini agaknya jadi terhambat dan mulai lupa.
Gw mulai dengan hobi yang baru, ketemu orang yang baru, dan banyak kejadian itu malah lupa gw catet. Ada dorongan untuk nulis lagi. entah itu di tembok kamar kosan, di daun, di meja kelas, twitter, dan media lainnya.
Tapi.. kok gw ngrasa tulisan gw lama-lama dangkal banget ya. Gw bahkan bingung mau nulis apa, mulai dari mana, ending ceritanya kayak apa. Suatu kali gw menemukan topik bagus untuk gw tulis, tapi di tengah jalan gw demot karena ga sedikit orang menganggap tulisan gw ga penting, sampah, dan ga ada esensinya. Nggak lama, gw menjadi orang yang jarang nulis. Segala hal yang gw alami, gw rasakan, gw ikuti, gw temui terpendam dalam-dalam di lubang ketakutan gw sendiri.
Namun belakangan gw menyadari bahwa kevakuman ini telah membuat emosi gw naik turun, kadang senang, kadang sedih, galau, dan gw nggak tahu harus cerita ke mana, ke siapa, karena orang-orang yang selama ini gw percaya NGGAK PERNAH ada buat gue.
Jadi, harus ke manakah gw bercerita?
Microblogging di tumblr.com, twitter.com hanyalah sebuah pencitraan semata buat gw, dan gw rasa itu nggak cukup menampung berratus-ratus kata yang biasa gw ketik di dalam sebuah tulisan.
And finally, i meet my passion again, and we had reconsiliation.
Gw berdamai dengan kenyataan bahwa gw nggak bisa memaksa semua orang untuk suka atau menghargai tulisan gw. Gw hanya mencoba untuk tetap ada di jalan gw sebagai seseorang yang tumbuh dan menjadi dewasa karena menulis.
Perlahan namun pasti, gw merasa beban-beban pikiran yang selama ini memenuhi otak gw, ide-ide gila yang terkadang briliant namun sampah bisa tersalurkan dengan sebuah media yang namanya blog.
Gw percaya kok, tiap orang yang lahir punya talenta dan passion masing-masing. Ada orang-orang yang sudah menjadi penulis terkenal, punya banyak uang, dan buku mereka menjadi best seller di toko buku kebanyakan. Mereka hanyalah orang-orang yang punya cita-cita besar dan memaksimalkan apa yang mereka punya.
Lalu bagaimana dengan anda, saya, kita semua?
Bisa kok :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar